Innalillahi wa inna lillaihi rajiunn...
Tolong keluarga saya membutuhkan plasma konvalesen....
Kalimat diatas seakan tidak pernah absen ketika melihat realitas
yang kini kian memburuk, berita duka yang sering disiarkan melalui media sosial
yang dijangkau oleh banyak orang sedangkan masih banyak yang kurang peduli
terhadap apa yang telah terjadi dan menganggap hanyalah bisnis belaka. Penulis
tidak menyalahkan siapa yang bersalah, karena mengetahui siapa yang bersalah
tidak akan ada perubahan. Karena dari beberapa kebijakan pemerintah sendiri
yang masih kurang tegas ditambah adanya paham konspirasi seakan menumpang kapal
tetapi selalu ada saja yang melubangi kapal dan berakhir tenggelam.
Namun itu semua di luar kendali dari diri kita, mereka adalah
pihak eksternal yang sudah bekerja tanpa adanya tindakan kita yang mendominasi.
Maka sekiranya kita cukup berfokus dalam kendali kita sendiri, yaitu dengan
menjaga imunitas agar tetap stabil dan tidak mudah terserang virus. Dengan
menjaga kesehatan kita mulai dari berolahraga, makan makanan yang sehat dan
bergizi, stay at home, keluar jika ada hal penting saja dan tetap
menerapkan protokol kesehatan.
Memang mudah sekali jika dibicarakan, namun sangat sulit
dilakukan, nyatanya masih ada yang tidak peduli dengan keadaan lingkungan
maupun diri sendiri. Aku sendiri juga sulit untuk menerapkan kebiasaan
hidup sehat ini, dan mencoba untuk mencari solusi yang bisa menyelesaikannya.
Kalau dipikir-pikir, perlu sekali untuk memiliki kesadaran bahwa kesehatan saat
ini merupakan prioritas dari segalanya. Mengubah pola pikir yang awalnya
mengedepankan perasaaan dengan alasan "mager, tidak punya waktu". Menjadi "kalau sakit bisa gawat nih, semua pekerjaan terbengkalai karena sakit, kan
sayang". Sampai disini bisa diketahui semua berawal dari individu yang
tidak ada kemauan untuk melakukan pola hidup sehat dan tetap
berada di zona nyamannya.
Dengan memikirkan efek yang dihasilkan dari sakit itu sendiri tentu menjadi aspek yang dipertimbangkan saat mengambil keputusan untuk bertindak.
Aku tahu itu tidak mudah kecuali kalau sudah merasakannya
sendiri baru paham akan nilai pentingnya menjaga kesehatan. Lalu ditarik dari
kondisi sekitar juga mengharuskan untuk menjaga kesehatan, mengingat sudah
berjalan 1 tahun bersama pandemi yang tidak tahu kapan akan berakhir.
Lalu menyinggung judul diatas, kok bisa menjaga kesehatan disebut
sebuah karya? Menurut kbbi arti karya adalah pekerjaan, hasil perbuatan,
buatan, ciptaan (terutama hasil karangan). Sehingga melihat paparan diatas
sudah menjelaskan bahwa menjaga kesehatan merupakan beberapa tindakan yang
melibatkan fisik dan harus konsisten. Tentu dalam menjaga kesehatan juga
membutuhkan effort lebih ditambah dari individu yang masih terjebak dalam zona
nyamannya (mager, mengedepankan perasaan, hingga melakukan rasionalisasi).
Tentu hal itu cukup sulit untuk membangun kebiasaan pola hidup sehat. Maka
dengan kesehatan yang terjaga itulah bisa disebut karya karena hasil tindakan
yang konsisten.
Untuk menciptakan yang lebih baik untuk kedepannya, kita bisa
memulai dengan memiliki pemahaman bahwa menjaga kesehatan itu hal yang penting untuk dilakukan. Tapi, jika anggapan langsung melakukan
olahraga yang berat itu salah besar, semua harus bertahap jika ingin konsisten.
Terkadang perilaku yang tidak konsisten dikarenakan kapok setelah melakukannya, begitu berat dan menyiksa. Sehingga dengan melakukan yang ringan-ringan
atau perlu research terkait pola hidup sehat yang bisa
diterapkan bagi pemula.
Sekian dariku, harapannya kita semua juga bisa membuat karya
yang lebih besar setelah kesehatan kita terjaga, dengan selalu fit maka semua
pekerjaan akan bisa terlaksana tanpa halangan tidak enak badan. Sehingga
membantu semua pihak yang sedang berjuang di garda terdepan dengan
tidak sakit hingga tidak menambah angka pasien yang terpapar. Untuk
menutup bulan Juli ini yang direnggut oleh PPKM darurat yang memprioritaskan
kita untuk berfokus pada kesehatan, maka mari kita buka bulan selanjutnya
dengan semangat baru untuk melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda.
So, keep health and make your masterpiece again.
![]() |
| gambar : freepik.com |

Komentar
Posting Komentar