Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Hey Tayo! Terima Kasih, ya

Hey tayo, Hey tayo, Dia bis kecil ramah.  Melaju, melambat, Tayo selalu senang. Pasti tidak asing dengan lagu dan kartun yang menampilkan bis berwarna biru yang bisa menari dan bernyayi itu. Dan tentunya sangat digandrungi anak - anak. Namun karena sering mendengar lagunya banyak juga dari berbagai kalangan suka menanyikan lagu itu, karena memang sedang musimnya dan sering menjadi backsound suatu postingan. Pasti jika berhubungan dengan bis banyak juga yang menyayikan lagu Tayo, bahkan mengganti istilah bis dengan nama Tayo. Hal ini juga pernah terjadi bukan, seperti ‘ Om Telolet Om ’ yang pernah viral pada masanya. Hingga ada aturan lalu lintas yang menghentikannya. Berhubungan dengan bis, aku sedikit mengingat kejadian dimana aku bisa mengetahui tentang banyak hal. Pengalaman menaiki bis selama 2 tahun membuatku sering menemui banyak orang di berbagai usia dan profesi. Salah satunya saat menunggu bis malam - malam karena sehabis mengikuti kegiatan diluar sekolah. Waktu itu c...

Pemikiran Penulis Amatir

Minggu ini cukup melelahkan bagiku, memang apa yang membuatku lelah? Ya, dalam pengendalian pikiran dan perasaan yang cukup menyita perhatian sampai pekerjaan lainnya terbengkalai. Bahkan saat menulis ini aku masih saja kepikiran. Semuanya adalah tentang diriku, tentang pandanganku terhadap semua yang kualami. Yang mendominasi adalah soal penerimaan dan penyangkalan. Biasanya dalam mengisi waktu luang kupergunakan untuk membaca buku self improvement , barangkali ada yang bisa memberikan insight tentang suatu permasalahan hidup, hehe. Dalam buku yang aku baca kali ini membicarakan tentang perasaan, perasaan akan semua keadaan. Seolah buku itu berbicara santai menyatakan bahwa lemah itu tidak apa, tidak perlu dipermasalahkan. Jika lelah, muak, dan ingin menangis, maka menangislah. Tidak usah takut soal orang-orang yang akan melabelimu lemah. Seketika itu aku berpikir, ini sama dengan artikel yang pernah ku tulis sebelumnya. Namun ternyata aku sendiri tidak bisa demikian, jujur aku meno...

The Power of Book : "Selamat Tinggal" by Tere Liye

Buku fiksi yang menceritakan tokoh utama bernama Sintong Tinggal merupakan mahasiswa abadi yang memiliki minat dan bakat menulis, menjadi anak rantau dan berbelit akan keadaan dimana terpaksa untuk membantu paman dan buliknya untuk menjaga toko buku bajakan sebagai ganti biaya kuliahnya. Dinamika yang disuguhkan penulis sangat menarik dimana tokoh utama yang notabene-nya penulis merasakan idealisme yang dimiliki turut tergugah setelah banyak ketidakadilan bagi penulis yang dimana karyanya dibajak oleh pengusaha buku bajakan. Tokoh utama tersebut juga sering menulis artikel nasional mengenai pandangannya terhadap bangsa yang sedang tidak baik-baik saja, ia pun aktif di organisasi kepenulisan. Hingga saatnya ia menemukan harta yang sangat berharga yaitu salah satu buku karya Sutan Pane yang keberadaanya menjadi misteri karena tiba-tiba menghilang dari kepenulisannya pada tahun 1965 bertepatan peristiwa besar terjadi. Sutan Pane bukan penulis biasa yang memiliki dedikasi dan keberanian ...

Perjalanan yang Menyenangkan

Benarkah menyenangkan? Bukannya yang kita temui hanyalah jalanan yang padat akan kendaraan bahkan kemacetan dan kebisingan dari suara klakson yang saling bersautan ketika berebut jalan supaya sampai ke tujuan tepat waktu. Atau dalam perjalanan hidup yang kini makin amburadul, seperti adanya pandemi yang sudah lama bertengger dan tidak mau pergi, belum lagi masalah baik dari pekerjaan, sekolah, rumah, bahkan diri sendiri. Semuanya seakan bersatu padu menjadi gado-gado, hehe saya laper... Tapi kita coba pahami dulu arti perjalanan, yaitu proses perpindahan dari tempat ke tempat lain; adanya pergerakan. Jadi memang benar perjalanan identik dengan kondisi jalanan saat melakukan proses perpindahan. Lalu memangnya apa yang akan dibahas mengenai perjalanan? Mari dimulai dengan pengalaman saya selama sekolah dahulu, dimana berangkat ke sekolah dengan angkutan umum bis antar kota. Karena jarak antar rumah ke sekolah sekitar 15km dan waktu tempuh memakan waktu 30 menit. Itu terjadi juga ketika...