Langsung ke konten utama

Pentingnya Sebuah Pelayanan

Dalam sebuah usaha yang menyediakan barang maupun jasa pastinya tidak lepas dari pelayanan yang akan meyakinkan pelanggan untuk membeli produknya. Dari segi pelayanan yang diberikan oleh pengusaha dapat memberikan pengalaman baik dan mendapatkan feedback dari pelanggan yang baik pula.

Dan sebagai pelanggan juga akan menilai dari segi pelayanan yang baik ditambah produk yang baik akan membuat mereka yakin dan tidak segan-segan untuk berlangganan di tempat usaha tersebut. Seperti halnya aku yang pernah mengunjungi salah satu kedai kopi yang baru merintis, awalnya memang tidak terasa asing karena pemilik kedai adalah teman kakakku maka diajaklah berbincang sembari membuatkan pesanan. Tidak hanya aku saja, melainkan semua pelanggan yang muda maupun tua juga turut diajak berbincang. Mereka juga memberikan terima kasih karena sudah berkunjung. Dari situ aku menemukan sebuah pelayanan yang baik dan membuatku ingin datang kembali.

Pasti banyak juga yang merasa saat membeli sebuah produk, kita juga menilai tidak dari segi produknya saja, melainkan sisi pelayan yang ramah. Jasa juga bisa dinilai apalagi karena sifatnya langsung dirasakan produknya. Seperti dokter ketika memeriksa pasien dengan mimik wajah dan nada yang menyenangkan, tidak cemberut atau membentak pasiennya yang masih ngeyel tidak mau minum obat. Dengan memberikan pengertian seperti adanya harapan untuk pulih kepada pasien, maka pasien pun turut senang.

Menurut Giokni dalam bukunya bahwa sangat penting menanamkan paradigma melayani pada diri pelayan (semua pekerjaan) kepada pelanggan. Ia yakin, ketika membuat palanggan tersenyum maka kita juga akan timbul perasaan bahagia bagaikan menerima kado.

Hal itu aku rasakan sebagai pelayan dan pelanggan. Ketika melayani dengan pelayanan yang baik maka kita akan mendapat respon yang baik juga oleh pelanggan. Karena pernah menjadi relawan untuk penggalangan dana, ketika bertemu dengan donatur pastinya dengan memberikan laporan hasil bantuan yang sudah tersalurkan dengan bahasa yang santun dan sopan. Maka ketika bertamu kembali akan disambut baik oleh mereka.

Sehingga dapat disimpulkan, dalam merintis usaha selain berfokus pada perbaikan produk, kita tidak bisa mengesampingkan segi pelayanannya. Dalam bekerja juga sama, orientasinya adalah kepuasan pelanggan, tidak hanya pada target profit yang naik saja. Seiring berjalannya waktu, profit akan mengikuti laju bertambahnya pelanggan yang datang. Baik itu di perusahaan bisnis maupun nirlaba.

Dengan begitu, banyak nilai plus dari beberapa penilaian pelanggan yang diberikan yaitu dari diri pelayan hingga citra perusahaan akan dinilai dan banyak orang yang merekomendasikannya. Maka untuk kamu pembaca sebagai calon pemimpin perusahaan, calon eksekutif muda, yang ingin memulai merintis usahanya maupun saat ini sudah merasakan di lapangan pekerjaan. Ingatlah!

When you choose the paradigm of service, it turns everything you do from a job into a gift. – Oprah Winfrey (Selebriti & Pengusaha)

 

gambar : freepik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 hari terakhir di bulan Februari

Sudah 2 bulan aku menyibukkan diri untuk bekerja diluar. Cukup menyenangkan dan melelahkan karena namanya juga bekerja pasti ada saja yang menjadi persoalan. Bekerja yang menyenangkan memang ada katanya, orang bilang bekerja sesuai passion yang menjadi idaman banyak orang. Sedangkan masih ada yang belum menemukan passion diri sendiri yang sebernarnya. Bahkan ada yang tidak mengenal dirinya sendiri, mau apa, suka apa, memiliki tujuan dan target apa dan berakhir upload story ‘hidup kok gini-gini aja’. Ada yang bilang kalau hidup tidak melulu soal mengejar tujuan dan target, cukup dijalani dengan begitu adanya. Tidak perlu berlari cukup berjalan dan nikmati perjalanan itu. Aku setuju pendapat itu namun tidak untuk akhir-akhir ini. Aku dijumpai beberapa persoalanku yang sudah menunggu lama untuk diselesaikan. Ternyata 2 bulan bekerja membuatku lengah dengan masalah yang sedang kuhadapi. Apa yang akan aku putuskan untuk masa depanku, apakah aku akan menyelesaikan yang sudah aku mulai a...

Hikmah Dari Kematian?

Kematian merupakan hal yang masih misterius untuk diketahui yaitu kapan, dimana dan bagaimana akan terjadi pada mahluk hidup. Tidak ada yang tahu tetapi banyak yang berusaha untuk menghindari kematian itu ketika sakit langsung berobat untuk kembali sehat karena sakit merupakan salah satu jalan menuju kematian. Lalu kematian suatu makhluk hidup pastinya akan meninggalkan sesuatu, seperti hewan meninggalkan salah satu bagian tubuhnya-gajah meninggalkan gading dan manusia meninggalkan nama, pastinya sudah tidak asing dengan peribahasa itu. Tentunya manusia tidak akan mau jika mati hanya meninggalkan nama saja, mengingat adanya kebutuhan selain dari sisi spiritual juga terkait sisi aktualisasi selama hidup. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang memiliki pikiran maka apapun caranya ingin menjadi orang yang bermanfaat di sekitarnya dan dikenal sebagai sosok yang baik. Tidak ada yang tahu soal bentuk dan beberapa halaman yang akan ia tuliskan sebagai sejarah kehidupannya oleh...

The Power of Book : “I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki” by Baek Se Hee.

“Katanya mau mati, kenapa malah memikirkan jajanan kaki lima? Apa benar kau ingin mati?” sebuah persembahan buku dari peyintas pasien distimia (depresi ringan yang berkepanjangan) tidak membuat penulis ingin melakukan bunuh diri, melainkan ingin memakan tteokpokki (jajanan korea yang terbuat dari beras). Buku self improvement ini berisikan catatan percakapan antara penulis dan psikiater yang menanganinya. Sehingga pembaca akan menjumpai sesi diskusi yang cukup panjang. Tiap bahasan berisi permasalahan yang berbeda dan disajikan di tiap bab yang berupa hasil konsultasi rutin penulis selama seminggu sekali. Penulis juga menyampaikan bahwa pembahasan yang disajikan bersifat pribadi dan suram, namun tidak hanya itu yang difokuskan. Melainkan menemukan pernyebab dari permasalahan tersebut melalui situasi spesifik dan berfokus pada cerita yang bergerak ke arah kehidupan yang lebih baik. Harapan penulis juga ingin memberitahukan pada orang diluar sana bahwa tidak hanya dirinya yang mera...